
Seorang pakar kesehatan mengungkapkan bahwa temuan akar Bajakah dari Kalimantan Tengah menunjukkan potensi untuk melawan sel kanker pada tahap awal. Penelitian awal mengindikasikan bahwa senyawa dalam akar ini dapat menghambat pertumbuhan sel kanker, memberikan harapan baru dalam pengobatan kanker.
Meski demikian, pakar tersebut menekankan bahwa penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan efektivitas dan keamanan penggunaan akar Bajakah sebagai terapi. Uji klinis dan studi yang lebih mendalam harus dilakukan sebelum dapat direkomendasikan secara luas.
Temuan ini menjadi sorotan karena potensi pengobatan alternatif yang mungkin ditawarkan, namun tetap diperlukan kehati-hatian dalam interpretasi dan penerapannya.
