Penumpang Menangis Minta Izin Bawa Akar Bajakah Keluar Kalteng untuk Obat, Tetap Dilarang

Home blog Penumpang Menangis Minta Izin Bawa Akar Bajakah Keluar Kalteng untuk Obat, Tetap Dilarang
Penumpang Menangis Minta Izin Bawa Akar Bajakah Keluar Kalteng untuk Obat, Tetap Dilarang
Penumpang Menangis Minta Izin Bawa Akar Bajakah Keluar Kalteng untuk Obat, Tetap Dilarang

Seorang penumpang di Kalimantan Tengah nekat membawa akar bajakah saat hendak bepergian keluar daerah. Namun, petugas keamanan di bandara atau pelabuhan langsung melarangnya karena aturan yang berlaku.

Penumpang tersebut sampai menangis dan memohon kepada petugas agar diizinkan membawa akar bajakah tersebut. Ia mengaku membutuhkan tanaman itu sebagai obat untuk keluarganya yang sakit. Meski demikian, petugas tetap tidak mengizinkan karena peraturan melarang membawa tumbuhan tertentu ke luar wilayah.

Akar bajakah memang dikenal memiliki khasiat obat, terutama untuk pengobatan kanker. Namun, pemerintah daerah melarang ekspor atau pembawaan tanaman ini ke luar Kalteng tanpa izin resmi. Hal ini bertujuan untuk menjaga kelestarian dan mencegah penyalahgunaan.

Kejadian ini menjadi perhatian banyak pihak. Banyak yang bersimpati dengan penumpang tersebut, namun tetap harus mematuhi peraturan yang ada. Petugas berusaha menjelaskan dengan baik agar penumpang mengerti alasan pelarangan tersebut.

Peristiwa ini mengingatkan kita bahwa meskipun suatu tanaman memiliki manfaat medis, tetap ada regulasi yang harus ditaati demi kepentingan bersama.

Penumpang Menangis Minta Izin Bawa Akar Bajakah Keluar Kalteng untuk Obat, Tetap Dilarang
Penumpang Menangis Minta Izin Bawa Akar Bajakah Keluar Kalteng untuk Obat, Tetap Dilarang