
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat strategi dalam mengendalikan laju inflasi di daerah. Langkah ini diwujudkan melalui partisipasi langsung Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Yuas Elko, dalam rapat koordinasi yang digelar oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
Rapat koordinasi tersebut membahas berbagai kebijakan dan langkah konkret untuk menjaga stabilitas harga barang dan jasa di tengah dinamika ekonomi nasional. Yuas Elko menegaskan komitmen Pemprov Kalteng untuk bersinergi dengan pemerintah pusat dalam mengantisipasi potensi kenaikan harga yang dapat memicu inflasi.
Dalam forum itu, sejumlah daerah melaporkan kondisi inflasi masing-masing, termasuk Kalteng yang dinilai masih terkendali. Namun, kewaspadaan tetap ditingkatkan, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan dan nasional yang kerap memicu lonjakan permintaan.
Pemprov Kalteng juga telah menyiapkan berbagai program intervensi, seperti operasi pasar, distribusi logistik yang lancar, serta kerjasama dengan pelaku usaha untuk menjaga pasokan barang. Yuas Elko berharap langkah-langkah ini mampu menekan gejolak harga dan menjaga daya beli masyarakat.
Rakor yang dipimpin langsung Mendagri ini menjadi ajang evaluasi sekaligus penyelarasan kebijakan antara pusat dan daerah. Dengan koordinasi yang solid, diharapkan inflasi di Kalteng tetap berada dalam kisaran yang aman dan tidak mengganggu stabilitas perekonomian regional.
