
Para ahli mengingatkan masyarakat untuk tidak terlalu bersemangat terhadap klaim khasiat tanaman Bajakah. Pasalnya, hingga saat ini belum ada penelitian klinis yang memadai untuk membuktikan manfaat tanaman tersebut bagi kesehatan.
Menurut pakar, euforia yang muncul di kalangan masyarakat terhadap Bajakah perlu disikapi dengan hati-hati. Mereka menekankan pentingnya bukti ilmiah yang kuat sebelum suatu bahan alam dapat dinyatakan aman dan efektif untuk digunakan sebagai obat.
Tanaman asal Kalimantan ini sempat menjadi perbincangan hangat setelah disebut-sebut memiliki potensi antikanker. Namun, para peneliti mengingatkan bahwa potensi awal yang terlihat di laboratorium belum tentu sama hasilnya ketika diuji pada manusia.
Proses uji klinis yang ketat dan bertahap diperlukan untuk memastikan keamanan serta dosis yang tepat. Tanpa melalui tahapan ini, klaim manfaat Bajakah masih bersifat spekulatif dan berisiko menyesatkan publik.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya dan selalu mencari informasi dari sumber terpercaya, serta berkonsultasi dengan tenaga kesehatan profesional sebelum menggunakan produk herbal apapun.
