
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti kasus seorang siswi yang menemukan khasiat kayu bajakah. Sang penemu muda tersebut dikabarkan menghadapi ancaman yang serius. Menanggapi situasi ini, KPAI menegaskan perlunya langkah pengamanan yang ketat untuk melindungi keselamatan sang anak.
Menurut KPAI, ancaman yang dialami oleh siswi tersebut tidak bisa dianggap remeh. Pihaknya mendesak agar ada tindakan cepat dari aparat terkait untuk memastikan keamanan dan kenyamanan siswi tersebut. KPAI juga mengingatkan pentingnya memberikan pendampingan psikologis agar sang anak tidak merasa tertekan.
Lebih lanjut, KPAI menekankan bahwa perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama. Masyarakat dan pemerintah harus bersinergi untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak, terutama mereka yang berprestasi dan berpotensi besar seperti siswi penemu kayu bajakah ini.
