
Di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, tumbuhan langka bernama bajakah tengah menjadi incaran banyak orang. Tanaman yang dikenal memiliki khasiat obat ini kini diperjualbelikan secara terbuka di beberapa lapak, dengan harga mencapai Rp 2 juta per unit.
Fenomena ini dipicu oleh meningkatnya permintaan akan bajakah, terutama setelah beberapa penelitian menyebut potensi manfaatnya bagi kesehatan. Namun, para pegiat lingkungan khawatir perburuan massal ini bisa mengancam kelestarian tanaman yang hanya tumbuh di hutan tertentu tersebut.
Sejumlah pedagang di Palangka Raya mengaku bahwa mereka mendapatkan bajakah langsung dari para pencari di hutan sekitar. “Harganya memang mahal, karena proses mencarinya sulit dan jumlahnya makin sedikit,” ujar seorang pedagang yang enggan disebut namanya.
Pemerintah setempat diimbau untuk segera mengambil langkah pengawasan agar eksploitasi bajakah tidak berujung pada kepunahan. Sementara itu, masyarakat diingatkan untuk tidak sembarangan mengonsumsi tanaman tersebut tanpa petunjuk medis yang jelas.
