Akar Bajakah Diklaim Berkhasiat, Sementara Kratom Asal Kalimantan Justru Dikategorikan Narkotika

Home blog Akar Bajakah Diklaim Berkhasiat, Sementara Kratom Asal Kalimantan Justru Dikategorikan Narkotika
Akar Bajakah Diklaim Berkhasiat, Sementara Kratom Asal Kalimantan Justru Dikategorikan Narkotika
Akar Bajakah Diklaim Berkhasiat, Sementara Kratom Asal Kalimantan Justru Dikategorikan Narkotika

Dalam dunia kesehatan dan pengobatan tradisional, perbedaan pandangan terhadap tanaman herbal seringkali menimbulkan kebingungan. Dua contoh yang menonjol adalah akar bajakah dan kratom, yang keduanya berasal dari Kalimantan. Meskipun sama-sama dimanfaatkan oleh masyarakat setempat, status keduanya sangat bertolak belakang.

Akar Bajakah: Diklaim Sebagai Obat Alami

Akar bajakah telah lama dikenal dalam pengobatan tradisional di Kalimantan. Tanaman ini dipercaya memiliki berbagai khasiat, termasuk potensi sebagai antikanker. Berdasarkan klaim dari beberapa penelitian awal, ekstrak akar bajakah menunjukkan aktivitas antioksidan yang tinggi dan kemampuan untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. Hal ini mendorong banyak pihak untuk menganggapnya sebagai alternatif pengobatan yang menjanjikan.

Kratom: Dianggap Sebagai Narkotika

Di sisi lain, kratom, yang juga berasal dari Kalimantan, justru menghadapi nasib yang berbeda. Tanaman ini sering disalahgunakan karena efek psikoaktifnya yang mirip dengan opioid. Akibatnya, pemerintah Indonesia secara resmi menggolongkan kratom sebagai narkotika golongan I, yang berarti penggunaannya dilarang untuk tujuan medis maupun rekreasi. Meskipun ada yang mengklaim bahwa kratom dapat membantu mengatasi nyeri kronis atau kecanduan opioid, risiko penyalahgunaan dan efek sampingnya dianggap lebih besar.

Perbedaan Regulasi dan Persepsi

Perbedaan status antara akar bajakah dan kratom menunjukkan betapa kompleksnya regulasi tanaman obat di Indonesia. Faktor-faktor seperti bukti ilmiah, potensi penyalahgunaan, dan dampak sosial turut memengaruhi keputusan pemerintah. Sementara akar bajakah masih dalam tahap penelitian dan belum ada regulasi ketat, kratom langsung dilarang karena dianggap membahayakan.

Fenomena ini juga mencerminkan tantangan dalam memisahkan antara pengobatan tradisional yang aman dan zat yang berpotensi disalahgunakan. Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dan berkonsultasi dengan tenaga medis profesional sebelum menggunakan tanaman herbal sebagai obat.

Akar Bajakah Diklaim Berkhasiat, Sementara Kratom Asal Kalimantan Justru Dikategorikan Narkotika
Akar Bajakah Diklaim Berkhasiat, Sementara Kratom Asal Kalimantan Justru Dikategorikan Narkotika