
Di tengah hutan lebat Kalimantan Tengah, terdapat tradisi unik yang telah diwariskan secara turun-temurun. Masyarakat setempat memiliki kebiasaan memanfaatkan akar bajakah sebagai sumber air minum segar. Praktik ini bukan sekadar cara untuk menghilangkan dahaga, melainkan juga cerminan kearifan lokal yang kaya akan manfaat.
Apa Itu Akar Bajakah?
Akar bajakah adalah bagian dari tanaman merambat yang tumbuh liar di kawasan hutan Kalimantan. Tanaman ini dikenal memiliki batang yang kuat dan akar yang mampu menyimpan cadangan air dalam jumlah cukup banyak. Masyarakat Dayak, misalnya, sudah lama menggunakan akar ini sebagai salah satu sumber air darurat saat beraktivitas di dalam hutan.
Proses Mendapatkan Air Segar
Untuk menikmati air dari akar bajakah, tidak diperlukan peralatan modern. Cukup dengan memotong bagian akar yang sudah tua, maka air jernih akan menetes atau mengalir keluar. Air ini bisa langsung diminum karena terasa segar dan alami. Teknik sederhana ini menjadi solusi cerdas bagi para pemburu, perambah hutan, atau siapa pun yang sedang berada jauh dari pemukiman.
Manfaat dan Keunikan
- Kesegaran Alami: Air dari akar bajakah memiliki rasa yang ringan dan tidak mengandung bahan kimia, sehingga aman dikonsumsi langsung.
- Kearifan Lokal: Tradisi ini menunjukkan betapa dalamnya pengetahuan masyarakat Kalimantan Tengah tentang lingkungan sekitar.
- Edukasi Lingkungan: Praktik ini mengajarkan kita untuk lebih menghargai alam dan memanfaatkan sumber daya secara bijaksana.
Meskipun sederhana, cara ini menjadi bukti bahwa alam menyediakan solusi bagi kebutuhan manusia. Air akar bajakah tidak hanya menyegarkan, tetapi juga menyimpan cerita tentang hubungan harmonis antara manusia dan hutan Kalimantan.
