
Sejumlah pakar menegaskan bahwa klaim mengenai tanaman bajakah sebagai obat kanker masih perlu melalui serangkaian penelitian yang lebih komprehensif. Meskipun temuan awal menunjukkan potensi, para ahli mengingatkan agar masyarakat tidak serta-merta percaya tanpa adanya bukti ilmiah yang kuat.
Menurut para peneliti, langkah selanjutnya adalah melakukan uji klinis dan toksikologi untuk memastikan keamanan serta efektivitas tanaman tersebut. Proses ini membutuhkan waktu dan pendanaan yang tidak sedikit, serta melibatkan berbagai disiplin ilmu.
Selain itu, penting untuk menghindari eksploitasi berlebihan terhadap tanaman bajakah di alam liar. Konservasi dan budidaya yang berkelanjutan harus menjadi prioritas agar sumber daya alam ini tidak punah sebelum manfaatnya terbukti secara ilmiah.
Para pakar juga mengimbau masyarakat untuk tetap kritis dan tidak mudah tergiur dengan informasi yang belum terverifikasi. Edukasi publik mengenai pentingnya penelitian berbasis bukti sangat diperlukan untuk mencegah penyebaran klaim yang tidak bertanggung jawab.
