
Belakangan ini, akar bajakah menjadi primadona baru di kalangan masyarakat. Tanaman yang dulunya dianggap remeh dan hanya dijual dengan harga sangat murah, kini mengalami lonjakan harga yang signifikan.
Fenomena Kenaikan Harga Akar Bajakah
Akar bajakah, yang dikenal memiliki khasiat kesehatan, kini banyak diburu orang. Padahal, sebelumnya, tanaman ini bisa didapatkan dengan harga sekitar Rp10 per bungkus. Kini, harganya melesat jauh, mencerminkan tingginya permintaan di pasar.
Para pemburu akar bajakah ramai-ramai mencarinya di berbagai daerah. Kondisi ini membuat stok di alam semakin menipis, sehingga memicu kenaikan harga yang terus meroket. Banyak pihak yang kemudian memanfaatkan momentum ini untuk meraup keuntungan.
Pemicu Melonjaknya Permintaan
Beberapa faktor mendorong popularitas akar bajakah. Salah satunya adalah klaim akan khasiatnya sebagai obat tradisional. Informasi yang menyebar di media sosial dan dari mulut ke mulut semakin memperkuat keyakinan masyarakat akan manfaat tanaman ini.
Akibatnya, para pembeli rela merogoh kocek lebih dalam untuk mendapatkan akar bajakah. Para penjual pun ikut menyesuaikan harga, yang kini jauh berbeda dari masa lalu ketika tanaman ini tidak begitu dilirik.
