
Bupati Aceh Singkil secara resmi membentuk sebuah tim penelitian khusus untuk mengkaji kayu bajakah. Tanaman asli hutan Kalimantan ini ramai diperbincangkan karena diduga memiliki potensi sebagai obat alami.
Tim yang terdiri dari akademisi, peneliti lokal, dan praktisi kesehatan ini bertugas melakukan studi mendalam terhadap karakteristik dan kandungan kayu bajakah yang tumbuh di wilayah Aceh Singkil. Langkah ini diambil untuk memverifikasi klaim khasiat obat yang melekat pada tanaman tersebut.
“Kami ingin memastikan secara ilmiah apakah kayu bajakah memang memiliki senyawa aktif yang bermanfaat bagi kesehatan. Penelitian ini juga bertujuan menggali potensi kayu bajakah sebagai sumber obat-obatan tradisional yang bisa dikembangkan untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati dalam pernyataannya.
Pembentukan tim ini disambut baik oleh berbagai kalangan. Masyarakat berharap temuan ilmiah nantinya dapat membuka peluang ekonomi baru dan meningkatkan nilai tambah sumber daya alam daerah, sekaligus memperkaya khazanah pengobatan herbal Indonesia.
