Dewan Mengimbau Masyarakat untuk Tidak Merusak Hutan Akibat Lonjakan Harga Bajakah

Home blog Dewan Mengimbau Masyarakat untuk Tidak Merusak Hutan Akibat Lonjakan Harga Bajakah
Dewan Mengimbau Masyarakat untuk Tidak Merusak Hutan Akibat Lonjakan Harga Bajakah
Dewan Mengimbau Masyarakat untuk Tidak Merusak Hutan Akibat Lonjakan Harga Bajakah

Harga tanaman bajakah yang terus meroket akhir-akhir ini mendapat sorotan dari anggota dewan. Mereka meminta agar masyarakat tidak serta-merta mengeksploitasi hutan demi mendapatkan keuntungan dari tanaman tersebut.

Lonjakan Harga Bajakah dan Dampaknya

Permintaan yang tinggi terhadap bajakah, yang dikenal sebagai tanaman obat tradisional, telah mendorong harganya melambung tinggi. Hal ini berpotensi menyebabkan kerusakan ekosistem hutan jika masyarakat berbondong-bondong mengambilnya secara liar.

Imbauan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah

Sejumlah anggota DPRD setempat menghimbau agar masyarakat tetap bijak dalam memanfaatkan sumber daya hutan. Mereka menekankan pentingnya menjaga kelestarian hutan, agar tanaman seperti bajakah dapat terus tumbuh secara alami tanpa mengancam keseimbangan lingkungan.

Menurut para wakil rakyat, eksploitasi berlebihan justru akan merugikan jangka panjang, baik bagi ekosistem maupun bagi masyarakat yang bergantung pada hasil hutan nonkayu. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah pengelolaan yang berkelanjutan serta pengawasan yang ketat.

Masyarakat diimbau untuk mencari alternatif tanaman obat lain atau melakukan budi daya bajakah sendiri, ketimbang mengambil langsung dari hutan secara liar. Dengan demikian, manfaat ekonomi dapat dirasakan tanpa harus mengorbankan kelestarian alam.

Dewan Mengimbau Masyarakat untuk Tidak Merusak Hutan Akibat Lonjakan Harga Bajakah
Dewan Mengimbau Masyarakat untuk Tidak Merusak Hutan Akibat Lonjakan Harga Bajakah