
Seiring dengan ramainya pemberitaan mengenai akar Bajakah sebagai tanaman herbal potensial, kekhawatiran mulai muncul di kalangan peneliti. Anggina, salah satu tokoh yang terlibat dalam penemuan khasiat tanaman ini, menyuarakan keprihatinannya. Ia takut jika hasil penelitian yang masih bersifat awal justru disalahgunakan oleh pihak tak bertanggung jawab, sehingga masyarakat luas bisa mengonsumsinya secara serampangan.
Menurut Anggina, yang dikutip dari DetikHealth, eksploitasi besar-besaran terhadap akar Bajakah tanpa panduan yang benar dapat berakibat fatal. “Penemuan ini masih perlu melalui rangkaian uji ilmiah yang ketat dan panjang. Jika masyarakat sudah buru-buru menggunakannya, bisa saja terjadi efek samping yang berbahaya,” ujarnya dengan tegas.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa klaim sepihak tentang akar Bajakah sebagai obat mujarab perlu disikapi dengan bijak. Jangan sampai karena tergiur keuntungan ekonomi, pihak-pihak tertentu justru menjual produk olahan Bajakah yang belum terverifikasi keamanannya. Anggina mendorong agar pemerintah dan lembaga riset segera mengambil langkah tegas untuk mengawasi peredaran tanaman ini dan mengedukasi publik agar tidak sembarangan dalam mengonsumsinya.
