Pegiat Kehutanan Sebut Kayu Bajakah Kalimantan Mirip dengan Subulussalam, Ini Penjelasannya

Home blog Pegiat Kehutanan Sebut Kayu Bajakah Kalimantan Mirip dengan Subulussalam, Ini Penjelasannya
Pegiat Kehutanan Sebut Kayu Bajakah Kalimantan Mirip dengan Subulussalam, Ini Penjelasannya
Pegiat Kehutanan Sebut Kayu Bajakah Kalimantan Mirip dengan Subulussalam, Ini Penjelasannya

Pegiat kehutanan di Kalimantan meyakini bahwa kayu Bajakah yang dikenal memiliki khasiat obat memiliki kemiripan dengan kayu Subulussalam. Keyakinan ini didasarkan pada sejumlah ciri fisik dan karakteristik yang serupa antara kedua jenis kayu tersebut.

Ciri Fisik yang Mirip

Menurut para pegiat, kayu Bajakah dan Subulussalam memiliki kesamaan dalam hal bentuk batang, tekstur kulit kayu, serta pola serat kayu. Keduanya juga tumbuh di habitat hutan tropis yang lembap, sehingga sering ditemukan di wilayah yang sama.

Alasan di Balik Keyakinan

Pegiat kehutanan menjelaskan bahwa kemiripan ini bukan hanya dari segi penampilan, tetapi juga dari kandungan senyawa aktif yang dimiliki. Penelitian awal menunjukkan bahwa kedua jenis kayu mengandung senyawa antioksidan dan antimikroba yang serupa, sehingga diyakini memiliki potensi pengobatan yang hampir sama.

  • Bentuk batang yang lurus dan tidak bercabang banyak
  • Kulit kayu yang berwarna cokelat kehitaman
  • Serat kayu yang rapat dan keras
  • Habitat tumbuh di hutan primer dan sekunder

Implikasi bagi Pengetahuan Lokal

Penemuan ini memperkuat pengetahuan tradisional masyarakat setempat tentang khasiat kayu Bajakah. Para pegiat berharap agar penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkonfirmasi kesamaan ini secara ilmiah, sehingga potensi kayu Bajakah sebagai bahan obat dapat dikembangkan secara optimal.

Pegiat Kehutanan Sebut Kayu Bajakah Kalimantan Mirip dengan Subulussalam, Ini Penjelasannya
Pegiat Kehutanan Sebut Kayu Bajakah Kalimantan Mirip dengan Subulussalam, Ini Penjelasannya