
Di tengah hutan Kalimantan, terdapat seorang wanita muda bernama Yesi yang memiliki peran penting dalam mencari tanaman bajakah. Tanaman ini dikenal luas karena khasiatnya yang luar biasa bagi kesehatan. Yesi, yang berasal dari daerah Ngabang, setiap hari menjelajahi hutan untuk menemukan dan mengumpulkan tumbuhan berharga ini.
Kegiatan Yesi bukanlah pekerjaan yang mudah. Ia harus melewati medan yang berat, seperti sungai dan perbukitan, serta menghadapi risiko bertemu dengan hewan liar. Namun, semangatnya tidak pernah surut. Baginya, bajakah bukan sekadar tanaman, melainkan warisan leluhur yang harus dilestarikan dan dimanfaatkan untuk kebaikan banyak orang.
Bajakah sendiri telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional suku Dayak. Tanaman ini dipercaya mampu menyembuhkan berbagai penyakit, mulai dari yang ringan hingga yang berat. Penelitian modern pun mulai membuktikan khasiatnya, membuat permintaan akan bajakah semakin meningkat.
Dengan kegigihannya, Yesi tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pasar, tetapi juga ikut melestarikan pengetahuan tradisional tentang tanaman obat. Kisahnya menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk lebih peduli terhadap alam dan kearifan lokal yang ada di sekitar mereka.
