
Keputusan pemerintah yang melarang pengiriman akar bajakah keluar dari wilayah Kalimantan Tengah menuai protes dari masyarakat setempat. Warga mengaku kecewa karena tanaman herbal yang dikenal memiliki khasiat kesehatan ini tidak boleh dibawa ke luar daerah.
Menurut informasi yang dihimpun, larangan tersebut bertujuan untuk menjaga kelestarian sumber daya alam hayati di Kalimantan Tengah. Namun, banyak pihak merasa bahwa kebijakan ini justru menghambat potensi ekonomi dan pengembangan obat tradisional berbasis akar bajakah.
Sejumlah warga yang bergantung pada perdagangan akar bajakah sebagai mata pencaharian mengeluhkan dampak langsung dari larangan ini. Mereka berharap ada solusi yang dapat mengakomodasi kepentingan konservasi sekaligus kesejahteraan masyarakat.
